.

Jumat, 25 Desember 2009

Pembelajaran Kontekstual

MEDIA / ALAT PERAGA PEMBELAJARAN

BLOK ALJABAR

BAB I

PENDAHULUAN

Dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, maka dalam dunia pendidikan peran seorang guru sangatlah penting. Keberhasilan seorang guru dalam mengajar dan mendidik siswanya dapat dinilai dari perolehan pengetahuan, sikap dan ketrampilan pada suatu mata pelajaran yang dapat dicapai melalui proses belajar mengajar yang efektif. Salah satu upaya untuk menciptakan kondisi tersebut adalah dengan pemilihan bentuk pembelajaran yang tepat dan menarik, dalam artian disesuaikan dengan karakteristik materi ajar atau bagaimana suatu materi diajarkan untuk memperoleh suatu hasil yang maksimal, Salah satu upaya untuk menciptakan kondisi tersebut adalah pemilihan dan penggunaan media/alat peraga yang tepat.
Media/alat peraga pembelajaran yang dimaksud adalah alat peraga yang memberikan pengalaman konkrit, memotivasi serta mempertinggi daya serap dan daya ingat siswa dalam belajar. Proses pembelajaran yang menggunakan dapat merangsang kemampuan daya ingat serta merangsang kreatifitas guru dan siswa sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Aljabar adalah suatu materi yang cukup rumit bagi siswa dibandingkan dengan materi yang lain. Karena bentuknya yang abstrak, maka diperlukan cara penyajian yang tepat dan menarik.

Pembelajaran Aljabar dengan menggunakan blok aljabar akan mengantar pemikiran siswa ke bentuk konkritnya aljabar sehingga diharapkan anak didik/siswa lebih cepat mengerti dan memahami materi tersebut


BAB II

PEMBAHASAN

A. Blok Aljabar
Mengingat terbatasnya media/alat peraga yang dimiliki sekolah, salah satu solusinya adalah membuat alat peraga sendiri, meskipun dari bahan yang sangat sederhana dan mudah didapatkan, blok aljabar ini cukup memadai untuk dipakai pada perlengkapan belajar matematika dalam kelas, bahkan siswapun dengan mudah dan cepat membuatnya.

B. Pembuatan Blok Aljabar
Bahan:
1. Karton (untuk papan peraga bisa diambil dari karton tempat lemari pendingin)
2. Cutter/pisau atau gunting
3. Isolasi hitam besar 1buah
4. Perekat 7 m
5. Lem
6. Tali rapia 60 cm
7. Kertas warna hijau 7 lbr (untuk warna dasar papan peraga)
8. Kertas warna putih 3 lbr (sebagai warna untuk blok negatif)
9. Kertas warna merah 3 lbr (sebagai warna untuk blok positif)


Proses Pembuatan:
Untuk papan peraga karton diukur dengan ukuran 80 cm x 60 cm, sedangkan untuk blok x2-an berukuran 5 cm x 5 cm, blok x-an berukuran 5 cm x 2,5 cm, blok satuan berukuran 2,5 cm x 2,5 cm, sedangkan untuk ditempel sebagai bingkai dibuat dengan ukuran 80 cm x 3 cm dan 54 cm x 3 cm, setelah itu papan peraga ditempel. Kertas warna hijau kemudian pinggir papan peraga ditempel karton yang berukuran untuk panjang 80 cm x 3 cm sedangkan untuk lebarnya 54 cm x 3 cm.Selanjutnya bingkai papan peraga ditempel isolasi besar warna hitam.Berikutnya perekat dilem pada papan peraga, maka selesailah proses untuk papan peraga.
Selanjutnya untuk blok-bloknya kita buat sesuai dengan ukuran diatas, kemudian sisi yang satu diberi perekat dan sisi yang lain ditempel kertas, untuk blok positif warna merah dan negative warna putih(ini untuk semua jenis blok)

C. Bekerja dengan Blok Aljabar
Model blok aljabar:


X2

-X2 Pasangan nol blok
Blok x2-an




4

x

-x
Blok x-an

1
-1
Blok 1-an
Pada pasangan nol blok, Blok yang berwarna merah bernilai positif dan blok warna netral/putih bernilai negative.

Dalam melakukan operasi hitung maupun memfaktorkan bentuk aljabar, misalnya x + 3, x2 + 2,(x + 2)(x + 3), (x + 3)(x – 4), (x – 2)(x – 1), (x2 – 9), (x2 + 6x + 5), (x2 – x – 6 ) dapat dilakukan dengan bantuan blok Aljabar .
Contoh : Operasi penjumlahan dan pengurangan
· x + 3



x +3





5
· x2 + 2



x2 + 2

Contoh : Operasi kali
· Tentukan hasil kali dari (x + 2)(x + 3)
x + 2

x

+3


untuk menyempurnakan menjadi sebuah blok besar diperlukan 6 blok satuan menutupinya, sehingga hasilnya menjadi 1 blok x2-an positif, 5 blok x-an positif dan 6 blok satuan positif, dalam bahasa matematikanya menjadi x2 + 5x + 6



6
· Tentukan hasil kali dari (x + 3)(x – 4)

x
+3
x

















-4
















untuk menyempurnakan menjadi sebuah blok besar diperlukan 12 blok satuan untuk menutupinya, sehingga hasilnya menjadi 1 blok x2-an positif, 1 lebih banyak blok x-an negatif dan 12 blok satuan negatif, dalam bahasa matematikanya menjadi x2 - x – 12
( ingat positif x negative hasilnya negative)










· Tentukan hasil kali dari (x – 2)(x – 1)

x
-2
x



-1



7
untuk menutupi blok besar diperlukan 2 blok satuan menutupunya, sehingga hasilnya menjadi 1 blok x2-an positif, 3 blok x-an negatif dan 2 blok satuan positif, dalam bahasa matematikanya menjadi x2 - 3x + 2 (ingat negatif x negative hasilnya positif)
· Faktorkanlah (x2 – 9)


x +3

x

-3

Pertama-tama tempatkan blok x2-an positif ( karena positif x positif = positif, kemudian pasang sebanyak 9 blok satuan negative pada salah satu sudutnya , kita tinggal menyempurnakan blok besar dengan menempatkan 3 blok x-an positif disamping blok x2 dan 3 blok x-an negative dibawah blok x2 , sehingga pemfaktorannya menjadi
(x + 3) (x – 3)
8
· Faktorkanlah (x2 + 6x + 5)

x +5
x
+1

Pertama-tama tempatkan blok x2-an positif ( karena positif x positif = positif, kemudian pasang sebanyak 6 blok satuan positif pada salah satu sudutnya , kita tinggal menyempurnakan blok besar dengan menempatkan 5 blok x-an positif disamping blok x2 dan 1 blok x-an positif dibawah blok x2 , sehingga pemfaktorannya menjadi
(x + 5) (x + 1)
· (x2 + x – 6)

x +3
x

-2 x -2
9
Pertama-tama tempatkan blok x2-an positif ( karena positif x positif = positif, kemudian pasang sebanyak 6 blok satuan negative pada salah satu sudutnya , selanjutnya kita menyempurnakan blok besar dengan menempatkan 2 blok x-an negatif disamping blok x2 dan 3 blok x-an positif dibawah blok x2 , sehingga pemfaktorannya menjadi (x - 2) (x + 3)












10
BAB III
PENUTUP

Kesimpulan
Penggunaan alat peraga dapat memberikan rangsangan bagi siswa untuk mengikuti pelajaran sehingga siswa dapat lebih aktif, dengan demikian dapat meningkatkan pengertian dan penguasaan siswa terhadap materi yang diajarkan yang akhirnya dapat menjadi salah satu usaha dalam meningkatkan prestasi belajar, khususnya prestasi belajar matematika.
Saran
Untuk meningkatkan hasil belajar siswa sebaiknya kita senantiasa menerapkan cara/model yang cocok untuk materi tertentu agar materi tersebut dapat dimengerti /dipahami dengan baik.